Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Situs Makam Lapute

Gambar
Makam Lapute terletak di Desa Arajang,Kecamatan Gilireng,Sulawesi Selatan. Dalam kompleks ini terdapat beberapa makam baik yang memiliki subasemen maupun tanpa badan makam. Namun kelihatannya kompleks makam ini tidak terurus dengan banyaknya rumput yang tumbuh di sekitarnya. Salah satu makam yang mendapat perlakuan istimewa dari masyarakat adalah makam Lapute. Sayang sekali belum diketahui latar belakang sejarah tokoh yang dijuluki Lapute. Perlakuan istimewa itu terlihat dari pagar besi yang mengelilingi makam, dan ada beberapa bekas peziarah seperti kelapa muda dan pedupaan yang diletakkan di bagian pangkal nisan. Makam Lapute memiliki satu nisan menhir berbentuk pipih melengkung, bagian depan terdapat garis vertikal yang menonjol. Menhir ini terbuat dari batu padas yang bentuknya menyerupai badik dengan ukuran tinggi 220 cm, lebar 43 cm, dan tebal 7 cm. Selain temuan beberapa makam, juga ditemukan beberapa fragmen gerabah dan keramik asing yang banyak tersebar di sekitar makam. ...

Sejarah Jembatang cella'E Gilireng

Perjuangan mempertahankan kemerdekaan di pimpin datu makkukawu cakkuridi wajo untuk wilayah gilireng. Menurut penuturan tetua2 di gilireng dulu di jembatan tersebut para laskar gilireng berjuang sampai tetes darah penghabisan melawan serangan belanda..salah satu laskar pemberani gilireng yaitu la paddaga, dan saudaranya yaitu la iyyo. Di pagi harinya orang-orang gilireng berkumpul dan mendengar himbauan dari datu makkulawu yang pada saat itu pemimpin untuk wilayah gilireng dan pitumpanua bersama wakilnya andi ebe petta bau ebe setelah adanya berita bahwa belanda akan masuk ke gilireng..para laskar di perintahkan untuk mengambil posisi masing-masing, setalah menunggu dan sampai siang tak kunjung datang akhir paras laskar gilireng di perintahkan untuk pulang dlu untuk makan siang..di tengah lahapnya para laskar setelah dari pagi sampai siang menunggu kedatangan belanda tiba-tiba belanda datang dari arah lain ,Yg pertama melihat pasukan belanda yaitu la paddaga teriak lah gilingko enkan...

Bendungan Paselloreng

Gambar
Bendungan Paselloreng memiliki luas genangan 169 hektare dengan kapasitas tampung 138 juta m3 untuk mengairi 8,510 hektare sawah. Bendungan multifungsi ini juga dimanfaatkan sebagai sumber air baku untuk 4 kecamatan di Kabupaten Wajo sebesar 200 liter / detik, Konservasi Sumber Daya Air, pengendalian banjir Sungai Gilireng sebesar 1.000 m3 / detik), perikanan air tawar, pengembangan Pariwisata, dan potensi listrik 2,5 MW. Bendungan dengan tipe urugan tanah acak ini dikerjakan oleh PT. Wijaya Karya - PT. Bumi Karsa, KSO (Kerjasama Operasi) dengan biaya Rp 793 miliar. Bendungan Passeloreng merupakan salah satu dari 49 bendungan baru yang dibangun pada periode 2015-2019. Lokasi Bendungan Passeloreng berjarak sekitar 45 dari Sengkang Kabupaten Wajo atau 240 km arah Timur Laut dari Kota Makassar, Ibu Kota Provinsi Sulsel. Sumber:https://economy.okezone.com